Profil mahasiswa di Jurusan Pendidikan Kimia antara lain berusia antara 18 sampai 23 tahun. Daerah asal mahasiswa sebagian besar dari Jawa Barat dan Banten, hanya sebagian keci dari Jawa bagian lain dan luar Jawa. Sistem seleksi mahasiswa sepenuhnya melalui PMDK dan SPMB. Asal sekolah sebagian besar SMA IPA, serta yang lainnya dari MAN, SMK analis kimia, sekolah farmasi dan teknik kimia. Dari tahun ke tahun ke tahun tampak peningkatan kreativitas mahasiswa, baik dalam memenuhi tugas mata kuliah, maupun dalam mengikuti kegiatan ekstrakurikuler.

Aktivitas mahasiswa dalam kegiatan kemahasiswaan antara lain: Pengabdian Pada Masyarakat (PPM), berbagai diklat yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Kimia (HMK), kegiatan ilmiah dengan mengikuti berbagai lomba seperti Lomba Karya Tulis Mahasiswa (LKTM) dan kegiatan kesenian yang tergabung dalam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) KABUMI. Pengembangan potensi dan minat mahasiswa disalurkan melalui berbagai UKM seperti KABUMI, UKDM, teater, tutorial dan organisasi ekstra kampus lainnya.

Pengembangan kesejahteraan mahasiswa dilaksanakan melalui penyediaan sarana dan layanan seperti asrama, layanan kesehatan, beasiswa, dan koperasi mahasiswa.

Secara rutin HMK menyelenggarakan kegiatan yang melibatkan masyarakat sekolah bersamaan dengan kegiatan Dies Natalis HMK, diantaranya EXPO KIMIA, Asah Terampil  (ASTRA) Kimia, seminar, dan bakti sosial.

Berdasarkan informasi yang diterima jurusan, hampir seluruh lulusan telah terserap dalam berbagai pekerjaan, baik sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS), maupun dalam berbagai sektor pendidikan lainnya dan industri.