Seri Pengabdian Kepada Masyarakat Depdikkim UPI: Workshop Inovasi Pembelajaran Kimia berbasis Multiple Representation

Departemen Pendidikan Kimia kembali menyelenggarakan seri workshop P2M pada tanggal 21 November 2020, yang bertema “Inovasi Pembelajaran Kimia berbasis Multiple Representation”. Acara ini diikuti oleh lebih dari 100 peserta yang sebagian merupakan guru kimia, berasal dari beberapa wilayah di Indonesia. Terdapat tiga topik yang dibahas mendalam oleh para ahli, yaitu “Pertautan Level Makroskopis-Submikroskopis-Simbolik sebagai Model Kunci dalam Pembelajaran Kimia” oleh Dr. Wiji, M.Si., “Pembelajaran Kimia dengan Multi Representasi” oleh Dr. Sri Mulyani, M.Si., dan “Peran Multimedia dalam Multiple Representasi” oleh Dr. Tuszie Widhiyanti, M.Pd.

Pada pembahasan materi yang pertama, Dr. Wiji, M.Si. menjelaskan mengenai pentingnya keterampilan untuk mempertautkan tiga level representasi, yaitu makroskopis-submikroskopis-simbolik dalam pembelajaran kimia. Hal ini disebabkan karena kesulitan siswa dalam mempelajari kimia pada umumnya berasal dari kurangnya pengalaman pada level makro, miskonsepsi pada level submikro, terjebak dalam level simbolik daripada realitas, dan lemahnya dalam mempertautkan level representasi.

Pada sesi selanjutnya, Dr. Sri Mulyani, M.Si. menyajikan beberapa contoh multirepresentasi kimia yang dapat digunakan dalam pembelajaran kimia di SMA, seperti pada materi redoks dan elektrokimia serta sifat koligatif larutan. Salah satu fenomena yang menarik dalam menjelaskan materi redoks dan elektrokimia adalah “Orange juice clock”. Selain itu, beliau juga memaparkan beberapa ilustrasi yang harus diperhatikan agar tidak menyebabkan timbulnya miskonsepsi pada siswa.

Dr. Tuszie Widhiyanti memaparkan mengenai contoh-contoh multimedia yang dapat digunakan untuk membantu menampilkan tiga level representasi saat melaksanakan pembelajaran kimia. Aplikasi-aplikasi yang digunakan merupakan aplikasi berbasis web dan android, diharapkan dapat membantu Bapak/Ibu guru dalam melaksanakan pembelajaran kimia terutama di masa pandemi ini.

Setelah pemaparan materi, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. Pada sesi tersebut, peserta melakukan identifikasi aspek makroskopis, submikroskopis dan simbolik untuk konsep-konsep kimia dengan bimbingan pemateri workshop. Konsep-konsep kimia yang diidentifikasi meliputi reaksi kimia organik (Prof. Dr. Asep Kadarohman, M.Si), termokimia (Dr. rer. nat. Omay Sumarna, M.Si), laju reaksi (Dr. Galuh Yuliani, M.Si., dan Fitri Khoerunnisa, Ph.D), serta kesetimbangan (Dr. Budiman Anwar, M.Si. dan Hafiz Aji Aziz, M.Sc.). Diskusi berlangsung dengan interaktif serta banyak juga peserta yang berpartisipasi aktif.