Seri Pengabdian Kepada Masyarakat Departemen Pendidikan Kimia (Workshop Literasi Sains dan HOTS)

Pada minggu kedua dari serangkaian acara Seri Pengabdian Kepada Masyarakat, Departemen Pendidikan Kimia memberikan workshop yang berkaitan tentang “Pembelajaran Daring Inovatif untuk Meningkatkan Literasi Sains-Kimia” pada tanggal 14 November dan “Pembelajaran Kimia Daring untuk Meningkatkan HOTS Siswa pada Masa Pandemi Covid-19” pada tanggal 14 dan 16 November 2020. Kedua workshop ini dikuti oleh guru-guru Kimia tingkat SMA.

Adapun narasumber pada “Workshop Pembelajaran Daring Inovatif untuk Meningkatkan Literasi Sains-Kimia” antara lain Prof. Dr. Anna Permanasari, M.Si., Dr. Sumar Handayana, M.Sc., Dr. Hernani, M.Si., Ahmad Mudzakir, Ph.D. Pada kesempatan kali ini Prof. Anna menyampaikan materi terkait Literasi Sains Kimia. Pada topik ini Prof. Anna mengajak para guru untuk mengetahui lebih dalam terkait pentingnya literasi sains khususnya kimia yang harus diterapkan pada saat pembelajaran di kelas. Prof. Anna juga mengajak guru-guru untuk berpikir kritis bagaimana memahami literasi sains dari kasus-kasus dikehidupan sehari-hari yang berkaitan dengan kimia (Gambar 1). Selain itu, Dr. Hernani beliau menyampaikan terkait rambu-rambu praktis dalam mempraktekkan literasi kimia di kelas. Dr. Sumar Hendayana, menyampaikan best practice implementasi literasi kimia dalam pembelajaran kimia dan bagaimana mendesign literasi kimia di kelas selama masa pandemic Covid-19.  Pada bagian materi akhir, Dr.rer.nat. Ahmad Mudzakir, M.Si, menyampaikan salah satu studi kasus yang dapat diaplikasikan dalam literasi kimia di kelas terkait unsur-unsur tanah jarang. Pada sesi workshop, peserta berdiskusi untuk merumuskan rancangan pembelajaran literasi kimia sesuai dengan stusi kasus terpilih.

Gambar 1. Penyampaian materi oleh Prof. Dr. Anna Permanasari, M.Si

Pada sesi waktu yang bersamaan dilaksanakan pula workshop terkait “Pembelajaran Kimia Daring untuk Meningkatkan HOTS Siswa pada Masa Pandemi Covid-19” dengan pembicara utama Prof. Dr. Liliasari, M.Pd., dan Prof. Dr. Agus Setiabudi, Dr. Momo Rosbiono, M.Pd., M.Si. dan Dr. Ijang Rohman, M.Si. Pada kesempatan ini Prof. Lili menyampaikan topik tentang HOTS (Higher Order Thinking Skills), Prof. Liliasari menyampaikan pentingnya pembelajaran dengan metode HOTS terutama di zaman revolusi industry 4.0 seperti saat ini. Pada sesi selanjutnya, Prof. Agus Setiabudi menyampaikan penerapan project-based learning dalam pengembangan HOTS. pada konsep kinetika reaksi. Dr. Momo Rosbiono, M.Pd., M.Si, menyampaikan tentang evaluasi pembelajaran kimia menggunakan metode HOTS,  dan indikator apa saja yang harus diperhatikan ketikan melakukan pembelajaran kimia menggunakan HOTS.  Pada bagian terakhir Dr. Ijang Rohman, M.Si menyampaikan inovasi pengembangan materi pembelajaran kimia menggunakan PHet. pada kegiatan workshop, peserta berdiskusi untuk mengembangkan berbagai model pembelajaran dan evaluasi pembelajaran kimia pada beberapa konsep kimia sekolah berbasis HOTS.

Gambar 2. Antusias peserta workshop HOTS

Untuk bisa mengikuti materi workshop secara lengkap silahkan kunjungi kanal berikut

https://www.youtube.com/watch?v=51MBE8-dZjA

https://www.youtube.com/watch?v=shZROjkF1AQ