a
   
 
   

 

 
pembelajaran 1
perbedaan larutan berdasarkan daya hantar listrik

Berdasarkan daya hantar listriknya, larutan terbagi menjadi 2 golongan yaitu larutan elektrolit dan larutan non elektrolit. Untuk lebih mudah pemahaman Anda, cobalah perhatikan tabel 3 berikut.

 

 

 

 

Tabel 3. Perbandingan sifat-sifat larutan elektrolit dan larutan non elektrolit

Larutan Elektrolit

Larutan Non Elektrolit

1.

2.

3.

Dapat menghantarkan listrik

Terjadi proses ionisasi
(terurai menjadi ion-ion)
Lampu dapat menyala terang atau redup dan ada gelembung gas

Contoh:
Garam dapur (NaCl)
Cuka dapur (CH3COOH)
Air accu (H2SO4)
Garam magnesium (MgCl2)

1.

2.

3.

Tidak dapat menghantarkan listrik
Tidak terjadi proses ionisasi

Lampu tidak menyala dan tidak ada gelembung gas


Contoh:
Larutan gula (C12H22O11)
Larutan urea (CO NH2)2
Larutan alkohol C2H5OH (etanol)
Larutan glukosa (C6H12O6)

 

Adakah pengaruh daya hantar listrik dengan jenis zat tersebut?
Seorang ahli kimia dari Swedia (1887), Svante August Arrhenius (1859 – 1927) menjelaskan bahwa larutan elektrolit mengandung atom-atom bermuatan listrik (ion-ion) yang bergerak bebas, hingga mampu untuk menghantarkan arus listrik melalui larutan.

Contoh : larutan HCl.

Larutan HCl di dalam air mengurai menjadi kation (H+) dan anion (Cl-). Terjadinya hantaran listrik pada larutan HCl disebabkan ion H+ menangkap elektron pada katoda dengan membebaskan gas Hidrogen. Sedangkan ion-ion Cl- melepaskan elektron pada anoda dengan menghasilkan gas klorin.
Perhatikan gambar berikut.

(Penjelasan tentang Anoda-Katoda,
lihat e-dukasi.net,
judul "ElektroKimia")

 

larutan nacl
Gambar 3. Hantaran listrik melalui Larutan HCl

pembelajaran 1
larutan elektrolit dan non elektrolit
apakah larutan itu?
prosedur percobaan
  alat dan bahan yang harus disediakan
  cara kerja
  tugas setelah percobaan
perbedaan larutan berdasarkan daya hantar
pengelompokan larutan berdasarkan jenisnya