Menu:
 
 

RENCANA  PELAKSANAAN  PEMBELAJARAN


Satuan pendidikan      : SMU
Mata Pelajaran            :  Kimia
Kelas / Semester          :  X / 1
Bahan Kajian              : Ikatan Kimia
Standar Kompetensi   :  1.      Memahami struktur atom, sifat-sifat periodik unsur dan ikatan kimia
Kompetensi Dasar       :  1.2.   Membandingkan proses pembentukan ikatan ion, ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinat dan ikatan logam, serta hubungannnya dengan sifat fisis senyawa yang terbentuk

Indikator: 

  • Menjelaskan kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilannya.
  • Menggambarkan susunan elektron valensi atom gas mulia (duplet dan okted) dan elektron valensi bukan gas mulia (struktur Lewis).
  • Mendeskripsikan proses pembentukan ikatan ionik, ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi dan ikatan logam beserta contoh senyawanya.
  • Menjelaskan proses terbentuknya ikatan kovalen tunggal, rangkap dua, rangkap tiga.
  • Menjelaskan jenis ikatan yang terjadi pada berbagai senyawa dan membandingkan dengan sifat fisiknya.

I.    Tujuan:
            Setelah mempelajari materi ini, diharapkan siswa dapat

  1. Menjelaskan proses terjadinya ikatan ion; ikatan kovalen, ikatan kovalen koordinasi dan ikatan logam
  2. Menyebutkan senyawa ion dan senyawa kovalen
  3. Menjelaskan proses terjadinya ikatan kovalen tunggal dan ikatan kovalen rangkap
  4. Memahami jenis ikatan yang terjadi pada senyawa dan  pengaruh terhadap sifat fisiknya

II.     Uraian Materi Pembelajaran

  • Unsur-unsur gas mulia bersifat stabil, Konfigurasi elektron gas mulia dapat dicapai dengan melepas, menyerap atau memasangkan elektron, bergantung pada jenis unsurnya.
  • Ikatan ion adalah ikatan yang terjadi karena serah terima elektron
  • Ikatan kovalen adalah ikatan yang terjadi karena penggunaan bersama elektron. Pada Ikatan kovalen dapat terjadi polarisasi yaitu ikatan kovalen polar dan non polar yang merupakan salah satu akibat dari perbedaan keelektronegatifan.
  • Ikatan koordinasi adalah ikatan kimia yang menggunakan pasangan elektron bersama yang berasal dari salah satu atom yang berikatan.
  • Pada ikatan logam, semua logam dapat dibayangkan sebagai ion-ion positif yang diselimuti awan elektron.
  • Sifat senyawa ion memiliki titik didih relatif tinggi, tidak mudah menguap, larut dalam air dan lelehannya dapat menghantarkan listrik dan senyawa kovalen kebalikannya
  • Ikatan logam memiliki sifat-sifat khas, seperti daya hantar listrik dan dapat ditempa

III.    Metode, pendekatan, dan model pembelajaran:

  • Metode : Ceramah bermakna, diskusi
  • Pendekatan : belajar bermakna
  • Model : Induktif-deduktif
  • Alokasi waktu
    • 6 Jam pelajaran

V.     Langkah-langkah pembelajaran
Pertemuan I

  • Kegiatan Awal (Apersepsi) (5 menit)
  • Salam pembuka
  • Memberikan ilustrasi dengan menggunakan peristiwa yang ada dalam kehidupan sehari-hari, guru menjelaskan kestabilan yang diperlukan dalam kehidupan, misalnya adanya ikatan antarteman dan ikatan suami istri.
  • Kegiatan Inti (65 menit)
    • Guru menjelaskan kestabilan konfigurasi gas mulia secara singkat.
    • Guru Menjelaskan usaha unsur selain gas mulia untuk mencapai kestabilannya, antara lain melepaskan elektron, menangkap elektron, dan menggunakan elektron bersama
    • Guru menjelaskan sekilas tentang ikatan ion
    • Siswa melihat animasi proses pembentukan ikatan ion pada halaman web
    • Siswa menerangkan terjadinya pembentukan ikatan ion dari animasi yang ditampilkan
    • Guru menjelaskan pembentukan ikatan ion lebih mendalam dibantu dengan gambar pada halaman web.
  • Kegiatan Akhir (Penutup)( 20 menit)

Guru dan siswa membuat simpulan tentang kecenderungan suatu unsur untuk mencapai kestabilan. Selanjutnya, guru melakukan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

Pertemuan II
a. Kegiatan Awal (Apersepsi) (5 menit)
Dengan menggunakan peristiwa yang ada dalam kehidupan sehari-hari, guru menjelaskan ikatan yang berupa penggunaan bersama.
b. Kegiatan Inti (65 menit)

  1. siswa menjelaskan pengertian ikatan kovalen.
  2. siswa melihat animasi proses pembentukan ikatan kovalen pada halaman web
  3. Guru menjelaskan pembentukan ikatan kovalen
  4. Guru memperlihatkan gambar contoh senyawa yang berikatan kovalen baik tunggalmaupun rangkap.
  5. Guru menjelaskan pembagian ikatan kovalen, yaitu ikatan kovalen polar dan non polar beserta animasi proses pembentukannya pada halaman web.

c. Kegiatan Akhir (Penutup) (20 menit)
Guru dan siswa membuat simpulan tentang ikatan kovalen. Selanjutnya, guru melakukan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

Pertemuan III
a. Kegiatan Awal (Apersepsi) (5 menit)
Melalui diskusi kelas, guru mengingatkan pengertian elektron valensi.
b. Kegiatan Inti (65 menit)

  1. Menuliskan struktur Lewis beberapa senyawa. Kemudian, menentukan asal sepasang elektron yang digunakan bersama.
  2. Menggambarkan proses pembentukan ikatan koordinasi dengan sebuah contohnya
  3. Menjelaskan proses terjadinya ikatan logam dan menampilkan gambar ikatan logam serta contohnya
  4. Memberikan gambar benda yang digunakan sehari-hari dan dihubungkan dengan sifat-sifat khas yang dimiliki oleh jenis ikatan.

c.Kegiatan Akhir (Penutup) (20 menit)
Guru dan siswa membuat kesimpulan tentang jenis-jenis ikatan dan sifat-sifat yang dimilikinya. Selanjutnya, guru melakukan penilaian atau tes hasil belajar dan pemberian tugas untuk mengetahui ketercapaian indikator dan kompetensi.

    1. Alat Dan Sumber Belajar : 

Alat : multimedia, OHP/Charta.
Sumber : Buku paket Kimia; LKS, Internet.

    1. Evaluasi :

A. Prosedur evaluasi

  1. Prosedur evaluasi : Formatif
  2. Jenis evaluasi : tertulis
  3. Waktu : 2X45 menit

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Pemroduksian Bahan Ajar Kimia Berbasis Web |Mulyani Dwi Meisya | 2008