Ikatan Kimia

 

Selamat Datang
Ikatan Logam
 

Pada logam, elektron-elektron yang menyebabkan terjadinya ikatan di antara atom-atom logam tidak hanya menjadi milik sepasang atom saja, tetapi menjadi milik semua atom logam, sehingga elektron-elektron dapat bergerak bebas. Karena itulah maka logam-logam dapat menghantarkan arus listrik.
Jika sejumlah besar atom bergabung dengan berbagi elektron masing-masing, ini disebut ikatan logam. Logam seperti besi, tembaga, seng, aluminium, dan lain-lain, yang membentuk materi mentah banyak perkakas dan instrumen yang kita lihat atau gunakan sehari-hari, mendapatkan badan yang padat dan rapat karena ikatan-ikatan logam yang terbentuk oleh atom-atomnya.

 

Gambar 1.8: Animasi Ikatan logam

 

Animasi ikatan logam. Bulatan yang berwarna abu-abu menunjukkan kation logam (ion bermuatan positif), dan bulatan kecil yang berwarna merah merupakan elektron. Ikatan logam adalah gaya tarik menarik antara partikel pada sebuah kisi logam raksasa (misalnya dalam logam). Kisi tersusun atas ion logam bermuatan positif dengan elektron valensi yang bergerak bebas diantara ion positif itu. Elektron bebas membentuk ikatan di antara ion positif dan karena lektron tersebut dapat bergerak maka panas dan listrik dapat dihantarkan logam. Gaya antara elektron dengan ion sangat kuat. Hal ini menyebabkan logam mempunyai titik leleh dan titik didih yang tinggi, karena relatif diperlukan sejumlah besar energi untuk memutuskan gaya tersebut.

 

Referensi:

Oxlade, C & Wertheim, J. (2000). Kamus Kimia Bergambar. Jakarta: Erlangga.

Yahya, H. (----). Kesempurnaan Penciptaan Atom: [Online].Tersedia: http://www.harunyahya.com. [8 Januari 2008]

Michelle Lee. (1999). Metallic Bonding: [Online]. Tersedia: http://educhem.com. [13 Januari 2008].

 
Ikatan Kimia
Ikatan Kovalen
Ikatan Ionik
Ikatan Logam
Ikatan Hidrogen
Ikatan van der waals
 
 
 

Seuntai senyum merupakan lengkungan yang membuat segalanya menjadi lurus...