BINA LITERASI KIMIA PERTANIAN PADA KELOMPOK TANI DI KAMPUNG LEGOKJAYA, DESA SUKAJAYA, KECAMATAN CUGENANG, KABUPATEN CIANJUR

Kegiatan ini didorong oleh kenyataan bahwa petani di daerah sasaran belum memiliki literasi kimia pertanian yang memadai, yang menyebabkan kesulitan untuk melakukan praktek pertanian yang produktif dan ramah lingkungan. Hal utama yang menjadi permasalahan mitra, dalam hal ini adalah kelompok tani,  adalah “ketiadaan pengetahuan saintifik, khususnya kimia pertanian praktis”. Ada ketidak-sinkron-an antara semangat, potensi, kemajuan teknologi, dan pengetahuan di lingkungan para petani di wilayah sasaran pengabdian. Terkait dengan permasalahan yang dihadapi mitra mengenai praktek pertanian, tim pengabdian telah melakukan bina literasi masyarakat yang bersangkutan dalam hal kimia pertanian, dan pendampingan praktik penggunaan obat pertanian. Banyak hal dapat diungkap terkait aktivitas dan perilaku kerja para petani berkenaan dengan bahan dan obat pertanian. Produktivitas merupakan hal utama bagi petani sehingga mereka cenderung tidak menghiraukan aspek negatif dari penggunaan bahan kimia pertanian baik bagi dirinya maupun bagi lingkungan. Tindakan mengingatkan dan mengedukasi mereka untuk dapat melakukan praktek pertanian yang menguntungkan dan memelihara lingkungan tampaknya harus terus secara berkesinambungan oleh akademisi. Dalam konteks ini, akademisi harus terjun langsung dan bergaul dengan mereka, yang menjadi salah satu cara untuk dapat membawa mereka ke perilaku pertanian yang baik.